Sabtu, 20 Juni 2026

UNITY

Shalom Indonesia, Shalom dunia! Saudara, walau sulit, hidup rukun itu wajib. Sebab hidup yang harmoni diberkati bermula saat rukun. Sebab itu hidup rukun harus menjadi impian setiap orang. Baik orang yg tinggal dikota demikian juga dengan orang yang tinggal di dusun. Hidup rukun membuat semua orang bahagia, sementara hidup ribut membuat semua sengsara.  Kok bisa? Karena dalam rukun ada rekonsiliasi, ada kata maaf, ada penerimaan yang tulus. Dengan demikian terciptalah pemulihan hubungan, terjadi transformasi relasi karena sama sama merendahkan hati. Dunia impian adalah dunia yang damai, dunia yang rukun, yang harmonis  dan sejahtera. Banyak rukun, banyak berkat, tidak rukun hilang berkat!!. Supaya hidup rukun Allah harus hadir dan diijinkan berkarya.  Firman Tuhan berkata  di Mazmur 133:1 (TB) Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! 
Gbu semua, selalu.

Jumat, 12 Juni 2026

The Good Choise

*Selamat hari Jum'at, shalom!!* Tuhan satu satunya tempat pertolongan kita yang kuat, Tidak ada yang lain!!. Raja Daud melakukan hal yang sama terutama saat sakit dan tertekan. Saudara dan teman biasanya menjauh saat dirimu sakit atau tertekan, apalagi teman dan saudara yang tidak bertobat. Daud mengalami hal yang sama. Tetapi Tuhan justeru bertindak sebaliknya. DIA memanggil dan menantikan kita supaya merapat  melekat. Tuhan mencurahkan kekuatan dan pengharapan saat kita merekat. DIA peluk kita erat, DIA mendekap kita supaya hangat, DIA tuntun kita dijalan berkat, Haleluyah. Demikianlah mujizat didalam Tuhan. *Firman-Nya berkata di Mazmur 38:21-22.* Jangan tinggalkan aku, ya TUHAN, Allahku, janganlah jauh dari padaku!  Segeralah menolong aku, ya Tuhan, keselamatanku! Saudaraku, hanya Tuhan yang terpercaya!!, sementara setiap orang selalu penuh tanda tanya...(???๐Ÿ˜„) 
Perhatikanlah seruan Daud diatas: "semua boleh hilang dan menjauh asal Tuhan tidak tinggalkan". *Haleluya, Gbu selalu*.

Selasa, 24 Maret 2026

KELAS EMAS

Perenungan. Markus 2:1-12. 
Firman Tuhan berkata:
"Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring" (Ayat 4).
Di Dalam nats ini, diseputar tempat Yesus berada, saya menemukan paling tidak empat kelompok orang, yaitu:
Kelompok pertama, Yesus dengan murid muridnya. Mereka sedang melayani banyak orang dengan mengajarkan injil, tulus dan menangis untuk jiwa jiwa. Keberadaan mereka mengundang banyak orang dengan motivasi yang beragam.
Kelompok kedua, orang orang farisi. Golongan orang yang percaya Allah sekaligus tokoh Agama pelaksana syariat agama Yahudi. Pembela dogma agama tetapi nihil esensi nilai nilai pesan agama. Berjubah rohani tetapi tidak rohani. Jubah mereka hanya sekedar alat utk dapat hormat umat. Datang hanya untuk menyelidiki ajaran Yesus untuk menunjuk kesalahan sekaligus menjatuhkan dakwa hukum.
Kelompok ketiga, penggembira, kelompok kerumunan. Hadir di persekutuan dengan tujuan ngambang. Hadirnya asal, ikut ikutan dengan motivasi masing masing, yang cenderung menyimpang. Kelihatanya rohani tetapi sesungguhnya hanya kerumunan, Kelompok ini merupakan kerumunan yang sering membuat silau pandangan. Jumlah kelompok ini banyak tetapi justeru menjadi penghalang orang datang kepada Tuhan. Kelompok selanjutnya adalah pejuang iman. Pemilik iman yang hidup. Orang yang dengar injil, percaya Yesus dan membawa orang kepada Yesus. Mereka terus maju walau jalan tertutup. Mereka melupakan eforia sesaat dan lebih memilih buah kekal, jiwa jiwa yang hidup.
Disekitar gereja empat kelompok ini sangat nyata. Dan kelompok kerumunan ini sangat dominan. Orang farisi tukang kritik, munafik selalu mencari cari kesalahan. Kelompok kerumunan tergantung arus, mudah terombang ambing warta angin. Anti taat suka kumat. Gemar berpangku tangan suka cari mujizat senang euforia sesaat. Mudah bertepuk tangan dan latah ucap “haleluya” namun hampa kesetiaan bahkan menertawakan kebenaran. Mereka hanya team penggembira tidak berakar di gereja, tetapi ada dimana mana๐Ÿ˜„. Dimana ada gula kerumunan pindah kesana. Semoga kelompok yang seperti ini segera berubah sebelum Tuhan Yesus datang menutup zaman. Semoga!!!! 
Tuhan memanggil setiap umat mengikuti kelompok keempat. Fokus kepada Yesus dan kepada jiwa jiwa. Setiakawan, kreatif dan rela berkorban. Beribadah dengan hati rindu, melayani dengan tulus hati. Taat otoritas, menjaga nama baik hamba Tuhan. Semangat cari nafkah, anti menyerah, kreatif saat langkah terhambat. Tuhan Yesus selalu setia kehadiran-Nya nyata, kasih dan kuasa-Nya sumber mujizat. Amin, Gbu selalu. Shalom…

Senin, 09 Februari 2026

Covenant

Mengapa Tuhan yang kita kenal dan kita sembah didalam nama Tuhan Yesus Kristus di sebut sebagai Allah Abraham, Ishak dan Yakub (Israel)? Jawabnya adalah karena Allah itu menyampaikan janji ke Abraham dan anak dan cucunya dan setia  menggenapi tersebut. DIA adalah Allah yang berjanji sekaligus Allah yang menggenapi.  1Tawarikh 29:18. Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, bapa-bapa kami, peliharalah untuk selama-lamanya kecenderungan hati umat-Mu yang demikian ini dan tetaplah tujukan hati mereka kepada-Mu. 
Jemaat Aletheia yang diberkati Tuhan. Dengarkan janji Tuhan dan percayai, DIA akan menggenapi. Sabar menunggu seperti Abraham, tetap yakin  seperti Ishak dan tetap teguh disegala keadaan seperti Yakub. Ingatlah selalu, beribadah kepada Tuhan Yesus Kristus berkatmu besar. Gbu selalu